Selena sudah tiba di rumah keluarga Johanson dia langsung mencari Devan, tapi Devan tak ada di sana. Dia hanya bertemu dengan Marlina dan Sean. "Mami," teriak Sean. "Kesayangan Mami, kamu ga nakal, 'kan?" "Ga dong Mami. Aku seneng di sini, main sama Papi dan Nenek. Tau ga Mi, koleksi buku Nenek banyak banget." "Sean, anak yang sangat pintar, Lena. Nenek ga menyangka baru usia 5 tahun membacanya sangat lancar dan sombongnya itu loh kaya Devan," ujar Marlina sambil tertawa melihat kelakuan Sean. "Aku 'kan anak Papi, Nek. Tentu saja harus menuruni sifat sombongnya selama sombong itu masih gratis kalau bayar pasti Mami marah- marah lagi lalu bilang pemborosan." Marlina tertawa mendengar perkataan Sean dan Selena mendelikkan matanya ke arah Sean. "Tuh Nek, lihat mata Mami di buka lebar-

