Selena berada di luar perusahaan Johanson Company, dia teringat saat pertama kali bekerja di perusahaan itu. Betapa bahagianya dulu ingin memulai hidupnya baru di Jakarta, tapi kenangannya menyakitkannyan bersama Oliver juga terkenam jelas di dalam ingatannya. "Seharusnya aku berterima kasih padamu, Oliver. Jika, kamu dan Ibumu dulu tidak menjualku pada Devan mungkin aku tidak akan sesukses sekarang," ujarnya lirih. Selena merentangkan kedua tangannya, menarik napas menikmati udara yang masuk ke dalam rongga - rongga pernapasannya, merasakan kelegaan yang tak pernah dia rasakan sebelumnya. Benar, kata Carla memaafkan seseorang membuat hati dan pikiran menjadi lega. "Aku harus berterima kasih pada Carla, jika bukan karena kata - katanya mungkin aku tidak bisa memaafkan semua kesalahan D

