82

1520 Kata

Devan menunggu Selena di salah satu restoran tempat mereka dulu pertama bertemu. Devan teringat kejadian dulu saat dia menyuruh Andi memisahkan Oliver dan Selena dengan menabrak mobil Oliver. "Kejadian dulu membuatku merasa paling bodoh. Bisa - bisanya aku melakukan trik seperti itu." Devan terkekeh sendiri mengingat kejadian tersebut. Tak lama Selena datang, Devan lagi - lagi terpanah melihat Selena. Wanita yang sudah menjadi mantan istrinya itu terlihat sangat cantik dengan mini dress berwarna krem dan kacamata berwarna coklat yang bertengger di hidungnya. "Kamu cantik sekali," puji Devan. "Tentu saja. Aku 'kan perempuan jadi wajar dong cantik kalau ganteng itu laki - laki," sahut Selena ketus. "Berarti aku ganteng dong. Terima kasih atas pujiannya, Lena." "Kecuali kamu, kamu ga ga

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN