Mengarang Cerita Bodoh

1250 Kata

“Tadi kau mengatakan bahwa tinggal sendirian itu membosankan, bahkan untuk orang pendiam sepertimu,” Ucap Adro. “I-itu benar. Tapi tentu saja kau tetap harus pulang, ‘kan? Aku bukannya ingin mengusirmu. Sejujurnya, aku cukup senang kau ada untuk menghidupi suasana di rumah ini. Namun tentu aku tidak ingin memanfaatkan keadaanmu hanya demi membuat perasaanku menjadi lebih baik,” Ucap Grace pelan. Adro terdiam menatap gadis yang nampak termenung itu. “Jadi keberadaanku membuat perasaamu lebih baik?” Tersadar atas apa yang baru saja ia ucapkan, Grace langsung menatap Adro dengan pipi yang terasa panas. “Ma-maksudku, perasaanku terhadap rumah ini. Kau tahu, tadinya aku memiliki nenekku di rumah ini - Kami tinggal berdua. Namun ketika tiba-tiba aku harus tinggal sendirian, aku merasa sedikit

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN