Malam Pernikahan

1422 Kata

Untuk yang ke-dua kalinya, Lunar mengenakan gaun pengantin berwarna putih. Dibandingkan gaun pernikahannya saat bersama Nico, gaun yang sekarang lebih tertutup. Jika dia kabur dengan menggunakan gaun yang dipakainya kini, makan akan sulit karena dia tidak bisa melangkah cepat, berjalan saja dia harus hati-hati supaya tidak terjatuh. Lunar menerima tawaran tangan yang menunggu setelah tiba di dekat mempelai pria. Dia dibawa ke hadapan pendeta dengan sangat hati-hati. Hingga di depan saksi mereka bisa berdiri tegap secara berdampingan. Baru setelah itu tangan Lunar lepas dari genggaman yang begitu lembut. Lunar berpikir kalau pria yang akan menikah dengannya sangat cuek dan juga sombong, tetapi ada sisi perhatian yang bisa dia lihat untuk hari ini. Seperti barusan, Arkan menunggu gerakan l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN