Bab 87. Dukungan Ibu Mertua

1204 Kata

Kean terkekeh melihat Rea yang tampaknya gelisah. Mungkin juga perempuan tersebut malu jika sampai perbuatannya di ketahui oleh Mamanya yang saat ini tampak panik melihat bekas kemerahan di leher putranya. “Ya, kan, namanya juga bulan madu, Ma. Masa Mama harus tanya Kean ke mana aja, sih? Tanya itu Menantu kesayangan, Mama. kenapa leher suaminya bisa sampai seperti ini?” gerutu Kean yang tersenyum mengejek, begitu melihat raut terkejut dari istrinya yang kini menatapnya tajam. “Re, memangnya Kean di gigit sama apa?” tanya Anita yang beralih menatap ke arah menantunya. Rea tergagap, bingung bagaimana ia harus menjelaskannya. Tidak mungkin bukan, jika ia mengakui bahwa itu hasil pekerjaannya semalam. Perempuan itu semakin kesal saat melirik ke arah Kean yang tampaknya terkekeh puas,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN