Bab 68. Fakta Tentang Rea

1273 Kata

Kean bergegas pulang ke rumah orang tuanya. Ia akan menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi, karena toh, ia juga tak bisa berbohong kepada Papa dan Mamanya. Sesampainya di sana, Kean bisa melihat Papa dan Mamanya yang nampak duduk di sofa saling bersisian. Mereka menunggu Kean di ruang tamu, terlihat jelas gurat kemarahan di wajah keduanya. Membuat laki-laki itu menelan salivanya susah payah. “Pagi. Pa, Ma. Mana Rea?” sapanya begitu masuk dan berdiri di hadapan orang tuanya yang menatapnya nyalang. Mamanya yang biasanya tersenyum saat menyambutnya datang, kini hanya mendengus saja. Lantas berdiri menghampiri anak semata wayangnya. “Dari mana kamu? Kenapa baru pulang? Sudah selesai ‘urusan penting’ yang kamu maksudkan?” tanya Mamanya dengan nada sinis. Selama ini, wanita yang me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN