"Oh, saya pikir bisa berenang." Setelah siap dengan makanan daging, sosis, jagung yang dibakar di atas alat barbeque party, Amanda memanggil semua anak dan juga lainnya untuk santap siang bersama. Seorang pria berkacamata datang menghampiri. Kemeja biru muda yang dipadupadankan dengan celana kulit hitam membuat pria itu tampak gagah. Dia hendak menghampiri Ridwan dengan tatapan penuh amarah. Namun, Adam berhasil menghalaunya. "Kamu tuh ya selalu aja bikin malu Papa!" serunya. "Udahlah, Pah, kalau anak ini kita kerasin malah nggak akan mengubah sikap dia yang seenak jidatnya berulah," ucap Adam. "Papa mau pukul aku? Nih, pukul aja mau pipi sebelah mana!" tantang Ridwan. "Ridwan, malu lagi banyak tamu!" hardik Adam. "Biarin aja! Biar dia tau kalau Papa kita yang dermawan dan baik ha

