Di villa milik Pak Panji tempat penginapan Amanda dan yang lainnya saat berwisata di wilayah tersebut. Nia memandangi cermin di kamarnya. Dia sedang menyisir rambutnya dengan cermin perak. Pria dewasa bernama Panji itu terbaring pulas tanpa sehelai benangpun. Pria itu tidur dengan mendengkur. "Nia, apa kamu sudah lakukan apa yang saya perintahkan?" tanya seseorang yang baru saja masuk ke kamar wanita tersebut. "Sudah, Kang, sudah beres semuanya. Sebentar lagi perempuan itu tak akan bisa bicara apa-apa soal villa kita, ke siapapun. Saya yakin dia belum cerita pada keluarga Tuan Wira karena tak akan ada yang percaya, begitu juga dengan tua bangka ini," ucap Nia. "Aku tak menyangka dia bisa melihat penampakan para anak-anak itu," ucap pria misterius yang ternyata kekasih Nia. Seorang duk

