Niken berada di luar gedung pernikahan. Ada satu gelas jus di tangannya. Dia ditemani oleh Fahri menunggu acara pernikahan selesai. "Apa kabarmu ?" Tanya Fahri membuka pembicaraan. "Baik. Seperti yang kamu lihat." Jawab Niken. "Maaf aku tidak mengunjungimu, bukannya saya tidak mau, tapi akses saya menjenguk kamu dibatasi oleh Niko." "Itu lebih baik mas, daripada kamu datang justru malah membuatku semakin lama di rumah sakit." "Saya minta maaf." "Untuk ?" "Untuk segala kesalahan saya padamu. Saya juga ingin meminta maaf kepada anak kita, karena saya, dia ...." "Dia anakku. bukan anakmu." "Sayang ..." "Berhenti memanggil saya seperti itu. Lihatlah istrimu disana, dia bahkan mengawasimu disini bersamaku." Kata Niken sambil menunjuk ke arah Shinta yang berdiri tak jauh Niken dan

