Mata Fahri tak berkedip melihat kepergian Shinta dari hadapannya hingga Shinta dan anaknya menghilang tak terlihat lagi. Fahri pun sampai tidak memperhatikan Niken yang juga menatapnya menyelidik penuh dengan tanda tanya. "Ehem." Niken sengaja membuyarkan fikiran Fahri. "Sayang hari ini ada acara ga ?" Tanya Fahri mencoba membuang kekikukan mereka. "Habis pulang dari sini ?" "Iya." "Sepertinya tidak ada acara. Kenapa mas ?" "Saya mau ajak kamu dan Dea makan malam." "Mas Fahri lagi gak sibukkah ?" "Enggak sayang. Malam ini saya milikmu, janin kamu, dan Dea." Kata Fahri sambil mencium kening Niken yang membuat hati Niken berbunga-bunga. "Makasih ya mas. Aku kangen sama kamu. Kamu akhir-akhir ini ga pernah ada waktu sama aku." "Iya sayang. Saya minta maaf ya." Kata Fahri s

