30. Kesaksian Doni

1591 Kata

"Hei, apa yang kau lakukan pada Ririn?" seketika jantung Ririn berhenti berdetak, suara bariton di ujung sana sangat ia hapal. "Mas Arya." Alex pun menoleh ke arah yang sama. Jujur jantungnya pun berdetak kencang, namun ia coba mengatur nafasnya agar tetap bersikap wajar. "Ada apa? Siapa kamu?" Arya menghampiri keduanya, dengan berjalan masih dengan selang infus di tangannya. "Saya mekanik rumah sakit, Pak. Sedang memeriksa lampu di kamar ini yang katanya selalu berkelap-kelip," kilah Alex memberi alasan. Mata Arya tak kunjung berpindah, ia masih fokus memperhatikan Alex dari ujung rambut sampai ujung kaki. Celana gunung dengan banyak kantong di sampingnya, memakai topi sewarna dengan celananya, tak lupa tas model weistbag yang ada di dadanya. Memang terlihat seperti seorang mekanik.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN