Tanda Merah Di Leher Suamiku 75 Pov Andi Akhirnya, Siska pun semakin klepek-klepek padaku. Siapa sih, yang bisa menolak pesona Andi, ganteng, kharismatik dan pintar merayu. Mengapa aku memilih Siska, sedangkan diluaran sana masih banyak perempuan yang lebih cantik dari dia? Ah, iya, bukankah di part sebelumanya sudah kujelaskan ya? Tak perlu lah, mengulang-ulang lagi, capek dan bosen jadinya, hahaha. Sebelum aku mengatakan untuk meminang Siska, aku harus meminta pertimbangan dari Mama. Meski bagaimanapun sifatnya, dia tetaplan mama yang kusayang, dan wajib kuturuti. Karena aku pun sangat tahu, jika surga itu ada di telapak kaki ibu, seperti apa yang selalu papaku ucapkan dulu. "Ma ... aku mau ngomongin sesuatu yang penting nih." Kala itu, kami berdua sedang menonton tivi. Mamaku me

