Aku keluar dari rumah Luna dengan diantar oleh Helen. Kulihat Jonathan sudah menungguku di dalam mobilnya yang ada di halaman parkir rumah ini. Aku akan berpamitan pada Helen saat kulihat Luna berlari menghampiriku. “Aku benar-benar memohon pada anda untuk menyampaikan pesan itu,” katanya. “Kau tahu aku tidak bisa menjamin bahwa dia akan mendengarnya dan mengingatnya di masa depan,” balasku. “Dia pasti akan mendengarnya, lagipula dia aku. Tulis saja surat untuknya, dia pasti akan mengingatnya.” Aku menghembuskan napas dan mendongak menatap rumah miliknya yang sangat besar itu. “Kau tidak akan bisa melihat dan membeli rumah ini lagi kalau aku melakukannya,” kataku. “Aku tidak pernah ingin rumah ini. Aku hanya meminta tolong Helen untuk mencarikan rumah yang jauh dari kehidupan kota. Da

