14. Pendekatan

1234 Kata

Zara sudah kembali ke Penthouse milik Paul. Zara terlihat duduk di sofa yang ada di sudut kamar. Sementara di depannya, Paul berdiri dengan bersedekap. Paul menunggu Zara berbicara mengenai keinginannya. Namun, hampir satu jam mereka hanya berada di posisi masing-masing. “Baiklah, aku sudah tidak bisa menahan diri. Sayang, aku akan mendatangkan seseorang. Dia akan membantumu dalam melewati semua ini. Untuk tiga bulan ke depan aku akan berada di Eropa, perusahaan baru membutuhkan aku di sana. Apa kau tidak masalah jika aku meninggalkanmu?” Zara menatap Paul dengan tajam, setelah itu bibirnya terlihat bergerak ingin berbicara. “Sejak kapan kau peduli dengan kondisiku yang sudah menjadi gila? Apa kau mencoba membuatku terkesan?” “Tidak, Sayang. Jangan seperti itu, kau tahu jika aku sangat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN