“Tina, bagaimana keadaanmu?” Zara masih setia menutup mulutnya, enggan untuk berkata saat Dereck seperti anak kecil yang tidak dihiraukan. Sudah satu jam berlalu, kondisi Zara semakin membaik di tangan dokter yang ada di rumah sakit. Dari pintu masuk, terlihat Jihan bersama seorang perawat datang untuk memeriksa kondisi terkini Zara. Jihan akan memastikan kondisi bayi yang masih bertahan di perut pasiennya. “Nona, bagaimana keadaanmu? Apa ada keluhan?” “Tidak, aku hanya … masih terasa lemas.” “Baiklah, itu wajar. Aku akan memeriksa kembali kondisimu.” Jihan mendekat dan membuat Dereck berjalan ke pintu untuk menunggu di luar. Dereck terlihat sedih saat ini, entah bagaimana keadaan Zara saat berpisah darinya selama beberapa tahun lalu. Dereck memantapkan hatinya untuk kembali memperb

