20

3404 Kata

Chapter 20   "Karena gua masih sayang sama lo. Dan gua ga mau lo ngerasa terluka sendirian." Kalimat yang diucapkan Mark tadi seolah terngiang-ngiang di kepala Hana, bahkan ketika Hana sudah sampai di apartemennya. Ucapan Mark itu bikin Hana gegana, gelisah galau merana. 'Mark serius ga sih bilang gitunya?' tanya Hana dalam hati. Entah kenapa dia berharap kata-kata Mark enggak serius, akan tetapi ... Setelah berpikir agak lama, Hana berharap sebaliknya.   "Gua kenapa sih, anjing?" Hana mengaruk kepalanya frustasi. Dia segera berlari ke depan pintu apartemennya.   "Gimana jalan-jalan sama mantan? Enak?" Mata Hana membulat begitu melihat Jevon di dalam apartemennya, kakaknya itu sedang menatap Hana dengan tatapan tajam. Melihat Hana seolah adiknya itu cewek yang habis berselingkuh d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN