Jasmine mengusap lengan Justin. "Kau mau jadi putraku?" Justin terdiam sebentar. Ia menginginkan punya keluarga, orang tua, dan segala yang selama ini belum melengkapinya. "Anda punya waktu enam bulan untuk percobaan, Bu. Kami akan memantau dan datang beberapa kali untuk mengecek," timpal Ellen menjeda percakapan Jasmine dan Justin. "Baiklah. Kapan saya bisa mengajak Justin?" Jasmine merangkul Justin. "Berkasnya sudah lengkap. Anda bisa membawanya kapan pun Anda mau," jawab Miss Sally seraya merapikan map yang baru selesai ia periksa. Semua sudah diurus lebih dulu oleh Janne dan Rick. Bahkan tanda tangan Zayn di atas materai juga berhasil Rick dapatkan. ======= Zayn baru kembali dari kantor. Kepalanya lumayan pusing dan badannya terasa pegal semua. Seharian ia keliling mengecek

