Lukas tiba di rumah ketika senja sudah berlalu. Suasana rumah seperti biasa ketika dia pulang, lengang. Namun, kali ini ada yang tidak sama ketika Lukas melihat Bu Maryam mondar-mandir dengan gelisah di ujung bawah anak tangga menuju ke lantai atas rumah ini. Ani juga terlihat gelisah meski hanya berdiri di sana. Lukas mengerutkan keningnya. ‘Apa yang terjadi?’ tanya Lukas dalam hati. Pria itu lantas bergegas mendekati Bu Maryam dan Ani yang kemudian malah menghambur ke arahnya dengan wajah yang menunjukkan kecemasan. Hati Lukas semakin gusar. “Tuan Lukas? Untung Anda segera datang,” sambut Bu Maryam dengan wajah yang dipenuhi rasa takut. “Ada apa, Bu Maryam?” tanya Lukas tak sabar. “Itu … itu Nyonya Nesia sedang berantem sama Tuan Remy. Tuan Remy … Tuan Remu menarik Nyonya Nesia deng

