Teriakan Nathan membuat perhatian semua orang tertuju ke arah pria itu. Raut wajah mereka menyiratkan keterkejutan mendalam melihat Nathan berada di sana. Bagaimana tidak terkejut kalau melihat seorang dosen killer berada di dekat mereka dan meneriakkan nama Nola penuh kekhawatiran. Mereka lebih terkejut lagi ketika menyadari Nola terbaring tak berdaya di tanah. Semuanya sontak dilanda kepanikan akibat melihat keadaan Nola. "Sial. Kita tetap saja kecolongan." Lirih Virlia. "Kayaknya minuman Nola diracuni deh. Cepat bawa Nola ke rumah sakit, Pak." Nathan melotot kaget mendengar penuturan Aldira dan setelah itu ia segera membawa Nola ke rumah sakit. Virlia turut dibawa serta oleh Nathan karena ingin mendengar penjelasan dari Virlia secara lebih mendetail tentang kejadian yang menimpa

