Suasana hening di dalam mobil membuat Nola merasa terintimidasi karena sangat berbeda dengan suasana biasanya. Nathan terdiam membisu, wajahnya tampak sangat datar, dan tatapannya terus tertuju lurus ke depan. Nola heran kenapa Nathan berbeda daripada hari biasanya. Dimana Nathan selalu mengajaknya berbicara dan bertanya banyak hal. Namun, ia tak berani menanyakannya. Berakhir mengalihkan pandangan ke luar jendela. Menatap gerimis dan kendaraan yang berlalu lalang di sekitarnya. Nola membuka jendela mobil, kemudian menumpukan dagunya di sana. Udara sejuk menerpanya. Gerimis mengenai wajahnya, terasa sangat segar. Mungkin karena hawa di dalam mobil sangat tidak mengenakkan. Makanya udara luar terasa lebih menenangkan. "Tutup jendelanya, La!" Akan tetapi, kesenangan Nola tak berlang

