Jadian

1571 Kata

Aura melangkah gontai menyusuri koridor sekolah, tiba-tiba seorang siswa Emerald menyerahkan sesuatu padanya seraya berkata, "Ra, ditunggu di ruang musik." Meski sempat kebingungan, perlahan Aura membuka lipatan kertas warna merah yang diserahkan teman satu sekolahnya itu. Hatimu mungkin terhenti di masa lalu, tapi apakah waktu turut berhenti demi kenanganmu? Tidak, waktu terus berjalan. Begitupun hidupmu. -GF- Aura mengernyit membaca surat itu. Lantas, siapa yang menunggunya di ruang musik? "Ra, ditunggu di ruang musik," orang yang berbeda menghampirinya, lalu menyerahkan secarik kertas lagi, kali ini berwarna biru muda. Aku tidak akan memintamu menghapus seluruh kenangan masa lalumu. Aku hanya ingin meminta sedikit tempat di hatimu, akan kutinggalkan sekeping hatiku untuk menutup ba

Cerita bagus bermula dari sini

Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN