47. Pesta Pernikahan

1620 Kata

Kulit muka Aila terasa lebih tebal dari biasanya. Sapuan make up berhasil membuatnya ingin sekali dengan cepat mencuci mukanya. Ia memang paling benci dengan make up. Namun, setiap bekerja atau pun keluar ia harus membiasakan diri dengan bedak tipis yang melapisi wajahnya. Lipstick juga tidak ketinggalan untuk mempercantik bibirnya. Dan tentu saja itu berbeda dengan make up hari ini. “Kenapa muka kamu kayak sebel gitu, Ai?” tanya Yanti saat mengamati hasil akhir pekerjaan tangannya. “Sejujurnya aku nggak betah dengan wajah di-make up seperti ini, Mbak. Kulit mukaku rasanya tebal gitu,” ucap Aila polos. Tawa Yanti mengisi ruang kamar hotel Aila. Hanya dirinya dan Yanti saja saat ini, sedangkan keluarganya di kamarnya masing-masing untuk mempersiapkan diri. Mama dan papanya juga sedang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN