TTW || Bab 50

1725 Kata

Sinta berlari kecil mendengar suara pintu rumah terbuka. Di sana, Caka membuka topi nya dengan muka nelangsa. Tidak bertemu Anindya, Raquel pun tak ada kabar. Sial. “Nak, kamu dari mana saja?” Tanya Sinta dengan raut wajah khawatir nya. “Jalan-jalan.” Jawab Caka singkat. “Oh, benarkah.” Caka melewati Sinta. “Nak, kemana istrimu? Ibu tidak melihatnya sejak semalam.” Kata Sinta berhasil menghentikan langkah Caka dan berbalik menatapnya. Wanita paruh baya, pakaian khas ibu-ibu menolak nasib garis kemiskinan itu gugup tatkala mendapat tatapan tajam dari anak kesayangannya. “Nak,” “Kalau sampai warisan Anin tidak berhasil kita dapatkan, semua salah ibu.” Mendengar itu, Sinta pun panik menghampiri Caka dan memegang lengan anak bungsunya itu. “Nak, ibu tidak bermaksud seperti itu. Ibu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN