Alhamdulillah semua tugas beres semua, besok tinggal dikumpulkan. Besok jadwalnya Pak Ricky' batin Senja sambil tersenyum ingat kata-kata Resti kalau Ok Ricky itu suamiable.. Ada-ada aja Resti itu' gumam Senja sambil geleng-geleng kepala. Lebih baik tidur saja biar gak kesiangan.
Jam 07 pagi Senja sudah sampai di kampus karena jadwal pertama kelasnya Pak Ricky yang selalu tepat waktu. Pas masuk kelas teman-temannya sudah ada sebagian sambil ngobrol. Gak berapa lama Aji masuk sambil lari-lari. "ngapain sih kamu lari-lari kaya yang dikejar setan saja?" tanya Resti. Sambil masih ngos-ngosan Aji bilang kalau Pak Ricky sudah jalan ke kelas. Karena mereka tau kalau telat lima menit saja mahasiswa tidak boleh masuk. Tak berapa lama Pak Ricky datang.
"Assalamualaikum"
"Waalaikumsalam" jawab mahasiswa serempak. Semua pada diam menunggu apa lagi yang akan diucapkan oleh Pak Ricky.
"Tolong semua tugasnya dikumpulkan ke depan. Sekarang kita adakan kuis dari materi yang sudah kita pelajari pada Minggu lalu"
"Kenapa mendadak Pak kuisnya, kan kita belum ngapalin" tanya Aji sambil garuk-garuk kepala karena kebingungan.
"Saya selalu bilang kalau setiap kuis yang diadakan tidak akan dikasih tau sebelumnya, karena ini untuk mengukur seberapa faham kalian akan materi yang sudah saya berikan. Ngerti?" jelas Pak Ricky. "Ngerti Pak"
"Sekarang siapkan kertas buat kuisnya, jangan lupa dikasih nama dan NIM kalian biar tidak tertukar dengan teman kalian"
"Siap Pak"
Tidak terasa pengerjaan kuis sudah habis waktunya dan mahasiswa disuruh mengumpulkan pekerjaannya. "Senja tolong diambil semua kerja kerjaan teman-temannya!" perintah Pak Ricky. "Baik Pak" Ujar Senja sambil keliling mengambil semua hasil pekerjaan teman-temannya. "Ini Pak, sudah semuanya"
"Baik terimakasih, Senja" Jawab Pak Ricky sambil tersenyum. Masya Allah, baru kali ini melihat Pak Ricky tersenyum sangat manis sekali'Gumam Senja. Astaghfirullah, aku mikir apa sih sambil geleng-geleng kepala. "Kamu kenapa senja, kamu sakit?" tanya Pak Ricky heran. "ehh.... ehm. gak papa Pak sambil berlalu ke mejanya.
"Ya sudah pertemuan hari ini dicukupkan sekian. Semoga hasil pekerjaan kalian bagus semua."
"Aamiin"