Chapter 16

1227 Kata

Florence meninggalkan Senna yang masih sibuk merapikan tempat tidurnya setelah usai mengurusnya. Setelah berada di luar kamar, ia memerhatikan ke sekeliling ruangan dan hanya kesunyian yang menyambutnya. Ia menjalankan kursi rodanya menuju meja makan dan ingin membantu Leyna menata menu sarapan. Untung saja kursi rodanya otomatis sehingga ia bisa lebih mudah ke mana-mana, semasih permukaan jalan yang dilaluinya datar. “Wen.” Florence langsung mengubah arah kursi rodanya saat melihat Wendy berjalan menuju kamar Lavender. “Selamat pagi, Nona,” Wendy menyapa setelah Florence mendekatinya. “Pagi juga, Wendy,” Florence membalasnya dengan ramah. “Kamu mau ke kamar, Lav?” tanyanya memastikan. “Iya, Nona. Takutnya Nyonya sudah bangun,” jawab Wendy sambil mengangguk. “Aku ikut. Ayo kita sama-s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN