Chapter 63

1975 Kata

Lavender masih tidak percaya bahwa Evrard mengajaknya ke tempat yang sangat ingin dikunjunginya sejak kecil. Sebuah pedesaan di kaki gunung Eiger yang bagaikan negeri dongeng, Grindelwald. Saking senangnya ia sampai meneteskan air mata dalam diam. Jika saja kecelakaan naas tidak terlebih dulu menimpanya, sebenarnya ia sudah mempunyai rencana bersama Daisy akan mengunjungi tempat yang kini dipijaknya saat akhir tahun. Sayangnya, rencananya dulu tersebut diterbangkan oleh angin begitu saja. Namun, kini ia bisa mendatangi tempat impiannya tersebut melalui orang yang dulu tidak pernah terpikirkan olehnya. Melihat reaksi Lavender, Evrard merasa sangat puas karena menganggap kejutannya berhasil. Akan tetapi, perasaan kesal tidak bisa ditampiknya saat harus melihat Lavender meneteskan air mata l

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN