NAYM 13 - Mimpi Buruk yang Nyata

2341 Kata

"Kak Indira!" teriak Ettan kencang. Ettan menerobos kerumunan. Dia dengan cepat merebut Indira dari gendongan ayahnya yang masih saja terdiam. Ettan heran karena semua orang mengabaikan kondisi Indira saat ini. Padahal menurut Ettan, Indira sangat membutuhkan pertolongan. Setelah berhasil menggendong Indira, Ettan pun berlari menuju pelaminan. Dia menidurkan Indira di kursi pelaminan. "Tunggu sebentar, Kak. Aku telepon dokter," ucap Ettan pada Indira yang memejamkan matanya. Tangannya dengan cepat merogoh kantung celananya untuk mengambil ponsel. Dia harus segera menghubungi dokter untuk memeriksa Indira. Sinta yang berhasil menerobos kerumunan pun lekas mendekati keduanya. "Indira! Bangun!" ucap Sinta menyadarkan. "Udah telepon dokter?" tanya Sinta panik. "Udah, Kak!" jawab Ettan c

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN