Akhir acara pesta ulang tahun pernikahan Devan dan Siska pun tiba. Kedua anaknya dan Devan sudah siap dan berpakain rapi. Sedangkan Siska masih merias dirinya. Dicka dan baby Shahia diajak oleh Sinta, sambil menunggu Siska. Devan keluar untuk menyambut para tamu. Devan menerima telpon dari Risa. “Halo Dev,” “Ada apa Ris?” “Nanti jadi kan sesuai rencana kita?” “Iya jadi dong.” “Aku juga sudah menyuruh pria selingkuhannya Siska untuk datang.” “Baguslah.” “Kalau begitu aku akan bersiap-siap untuk datang kesana.” “Baiklah, aku tunggu.” Devan mematikan telponnya. Satu persatu tamu telah hadir. Mereka tengah asyik berbicang-bincang dengan menikmati hidangan yang telah disediakan, sambil menunggu acara dimulai. Kerabat Devan, teman-teman Devan dan Siska, karyawan-karyawan kantor Devan,

