Sesuai dengan rencana Devan, saat ini ia sedang bertemu dengan anak buahnya di suatu tempat rahasia. “Bagaimana? Apakah kau sudah mendapatkan petunjuk?” Tanya Devan. “Kami telah berhasil menangkap orang itu bos.” “Lalu dimana dia?” “Dia kami kurung di markas boss.” “Apa yang dia katakan?” “Dia tak mau mengatakan siapa yang menyuruhnya. Padahal kami sudah menghajarnya habis-habisan. Tapi dia tetap bungkam.” “Tolong kau jaga dia dulu. Besok aku akan ke markas.” “Baik boss.” Setelah selesai Devan pun pulang ke rumah, karena ini sudah larut malam. Saat perjalan pulang, Devan menerima telpon dari Risa. “Halo Ris. Ada apa?” “Besok kita keluar yuk? Besok kan libur.” “Ahh, maaf Ris, kalau besok aku tak bisa.” “Kenapa?” “Aku ada janji dengan seseorang.” “Benarkah? Atau kau akan berli

