Lima Puluh Sembilan I I River Story I I Part 2

1880 Kata

“Ayo, nangis. Nanti Papa pasti turutin kalo kamu yang minta, apalagi sambil nangis” ucap Arsen menyuruh River untuk menangis. Dia ingin pergi ke Panti Asuhan lagi, tapi Papa nya belum mau di ajak kesana. Bilangnya sih weekend terus, tapi Arsen sudah kepingin bermain dan bertemu dengan Lami. Saat ini kedua bocah kecil itu tengah berada di depan kamar River. River menatap kakak nya dengan bingung. Setelah pulang sekolah Arsen langsung mendatangi kamar adiknya dan menyuruh dia untuk melakukan hal yang aneh. “Nggak bisa nangis, Kak. Air nya nggak mau keluar” jawab bocah kecil itu sembari mengucek matanya, dia menatap Arsen polos. Kalau tidak ada sebab, bagaimana dia bisa menangis? “Kakak cubit kalo gitu ya?” tawar Arsen yang sudah mengangkat tangan siap untuk mencubit adik nya agar segera me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN