Ken meremas tanganku, hari ini aku dan dia memutuskan untuk mengunjungi rumah Mama lantaran sudah lama aku tidak berkunjung. Sebenarnya Ken yang melarangku untuk berkunjung entah apa alasanya, dia sepertinya takut. Kalian tau, Mama sudah melahirkan sejak beberapa bulan lalu tanpa memberi tahu kabar ini kepadaku maupun kepada keluarga Mama Liana. Aku tak paham dengan jalan pikiran kedua orang tua yang sudah membesarkan ku dan berujung membenciku itu. Aku rasa mereka membenciku bukan hanya karena aku gagal masuk universitas di Aussie melainkan ada penyebab lain yang tidak aku ketahui hingga mereka bisa sebenci ini kepadaku. Aku menoleh menatap Ken “Gue gugup banget, Ken.” ucapku jujur, padahal aku sering main kerumah Tante Melisa yang hanya berjarak beberapa meter dari rumahku. Tapi berkunj

