Sebenarnya aku takut untuk speak up lantaran kalian pasti akan menghujatku nantinya, dan aku belum bisa menerima hujatan apapun karena itu akan mempengaruhi mental ku yang baru saja sembuh. Tapi karena aku di paksa untuk speak up, jadi yasudahlah aku lakukan saja. Aku menatap wajah tenang cowok tampan yang ada di sampingku, mulai sekarang mataku akan di manjakan oleh ketampanan sahabat yang menjadi suamiku sejak 2 hari yang lalu. Dia kini mutlak menjadi milikku. Kalau kalian tanya apakah aku menyesal? Jawaban nya tentu saja tidak! Menurutku tak ada cowok setulus Rido soal mencintai. Dia rela tersakiti selama bertahun-tahun lantaran aku memutuskan untuk pacaran dengan Ken. Dulu nih ya dulu, Rain lah yang suka dengan Ken dan aku tau itu. Tapi karena pada dasarnya aku cewek egois, jadi aku

