34 | Awal Mula Terpikat

1851 Kata

"Habiskan," ucap Elang, dia menyeka sudut bibir Ava dengan ibu jari. Ada kuah ramen di sana. Habis bersedih-sedih ria karena sang papa, Ava lalu minta makan yang segar-segar, pedas, gurih, creamy, dan bisa diseruput. Disimpulkan adalah mi, tetapi dia tak mau mi instan. Saat Elang sebut ramen, Ava tak langsung mengiakan, tetapi tak lama setelahnya muncul anggukan ringan. Hanya saja, Ava tidak mau makan di restonya. Mau ramennya saja yang dibawa ke sini. Ya sudah, delivery. Datanglah itu. Sekarang sedang menikmatinya. Semangkuk ramen Elang, sih, sudah habis. "Om." "Hm?" "Rasanya kalau urusanku udah beres, aku nggak mau tinggal di sini. Aku pengin pergi jauh ...." Sejauh mungkin. Ava ingin mencari tempat yang tidak ada sosok-sosok seperti mama Gita, Gitanya sekali pun, lalu Arsenino,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN