Mala Nasram bersikap sangat sopan dan anggun, layaknya nyonya rumah sejati di Mansion Matahari. Yana memperhatikannya dengan mata penuh kewaspadaan. Sikapnya yang terlalu baik justru mengundang rasa curiga. Apa yang sebenarnya dia rencanakan? Yana tidak berniat membencinya, apalagi bersikap seperti mantan istri yang cemburu. Namun, dia juga tidak bisa menurunkan kewaspadaannya, meskipun Mala Nasram adalah wanita kesayangan Kafka saat ini. Percakapan antara Mala Nasram dan keluarganya berlangsung beberapa menit, cukup menarik perhatian Yana. Di sana, kedua saudara laki-lakinya tampak semakin tampan dan bersinar, seolah-olah tidak pernah mengalami kesulitan dalam hidup mereka. Setidaknya, mereka tidak mengalami nasib seburuk dirinya. Helaaan napasnya berat dan tampak sedikit lega.

