Yana berpikir selama beberapa detik sebelum akhirnya bergabung dengan yang lain untuk membuat banyak makana di dapur besar. Kue-kue yang dibuat oleh Bibi Jelita sebenarnya adalah kue kesukaannya sendiri, tetapi sejak mengidap kanker, dia sudah lama berhenti menikmatinya. Dia sedikit terkejut saat menyadari bahwa Bibi Jelita masih mengingat kesukaannya. Tapi ternyata, dia salah. Kue-kue ini bukan untuknya, melainkan kesukaan Kafka. Benar-benar sesuatu yang mengejutkan. Sejak kapan pria kejam itu menyukai yang manis-manis dan kebetulan adalah hal yang sama dengan kesukaannya? Sekarang masih belum pukul tujuh pagi, beberapa pelayan yang bertugas di dapur tidak sebanyak biasanya karena mereka akan melaksanakan salat Idul Fitri berjamaah sesuatu dengan kesepakatan setiap tahun, yaitu per

