"Aa, denger aku gak?" tanya Syalwa saat sang kakak tidak juga memberikan tanggapan. "Apa sih, Ca?" "Aa janji dulu ... Gak akan mukul suami aku lagi," pinta Syalwa, sembari menggenggam tangan kakaknya. "Hem," gumam pria itu. "Aa ... gak mau hem aja. Janji dulu sama Aku. Kalau aku ikut Aa pulang, Aa gak akan pukul Bang Firza lagi," rengek Syalwa dengan tatapan memohon. Dia harus membuat sang kakak berjanji, karena tahu kakaknya tak akan pernah mengingkari janji. Raka membuang napas kasar sebelum bicara, " Iya. Aku janji gak akan pukul laki-laki tidak waras itu lagi," ucap Raka akhirnya. "Terima kasih, Aa. Tapi jangan maki orang kaya gitu lagi," pinta Syalwa. Aku takut." "Iya, gak akan," sahut Raka. "Ya udah. Ayo kita pulang," ajaknya lagi sambil menarik tangan sang adik yang mengangg

