"Ca, makan dulu. Kamu belum makan dari tadi," ujar Firza sambil mengetuk pintu kamar tamu di mana Syalwa ada di dalamnya. "Sayang." Saat pria itu akan kembali mengetuk pintu, terdengar suara seperti kunci yang diputar dari dalam. Tak lama, pintu pun terbuka. "Makan dulu, kamu 'kan belum makan dari tadi," ulang Firza, saat melihat sang istri sedang berdiri di ambang pintu. "Abang udah makan?" tanya Syalwa dan ditanggapi oleh Firza dengan gelengan kepala. "Belum. Aku nunggu kamu," jawab pria itu. "Ya udah. Ayo kita makan," ajak wanita itu sambil berjalan lebih dulu menuju ke meja makan. Firza pun tersenyum. Setidaknya saat ini sang istri sudah mau bicara dengannya. Mereka pun makan dalam diam. Firza sesekali melirik ke arah sang istri yang tengah menikmati hidangan sore itu. Makan sian

