Ya, kalau saja ini mimpi. Naetra tentu tidak akan disini, menatap para petugas medis yang segera mengambil tindakan saat tubuh bermandikan darah itu diturunkan. Beberapa orang terlihat berusaha menjauhkan seorang gadis cantik berambut panjang dengan dress biru yang kini berwarna merah, menyentak siapapun yang berusaha menahannya lalu terduduk dilantai dengan tatapan kosong dan tubuh yang gemetar saat Athar memasuki ruang penanganan. "Naetra." "Naetra?" "Naetra!" Naetra masih terdiam, ia bahkan tidak menoleh saat Romeo menghampirinya dengan kemeja penuh bercak darah. "Sialan, Naetra! Apa kau sudah menghubungi Liandra?" Liandra? Naetra menarik nafasnya dalam dalam, mengerjap lalu beralih menatap Romeo yang terlihat berantakan dengan nafas yang memburu. "Athar." Suara itu membua

