62-Ada yang Aneh

1845 Kata

Teettt!! Bel sekolah mulai berbunyi. Para siswa mempercepat langkah mereka, tak ingin kena marah guru BP. Berbeda dengan siswa lainnya, Auryn justru berjalan dengan santai. Dia memang sengaja datang terlambat, padahal selama semester genap dia tak pernah terlambat. “Cepat!!” Teriakan dari Pak Sadiman terdengar kencang. Para siswa tergopoh-gopoh, termasuk Auryn. Terpaksa gadis itu berlari memasuki gerbang kedua. Dia tersenyum ke Pak Sadiman yang menatapnya dengan sorot mata tajam. “Cepet ke kelas!” perintah beliau. “Iya, Pak.” Auryn kembali mempercepat langkah, setidaknya hanya sampai lapangan saja. Setelahnya gadis itu berjalan santai. Bahkan rasanya dia ingin berkeliling sekolah dulu baru ke kelas. Ini semua Auryn lakukan karena tak ingin bertemu Virgo. Bukan maksud menghindar, ha

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN