74-Diliputi Kekhawatiran

2174 Kata

Aroma aneh itu menusuk indera penciuman Virgo. Mata cowok itu seketika terbuka, siapa yang mengganti pengharum kamarnya hingga menjadi wangi seperti alkohol seperti ini? Dia mengedarkan pandangan, sebuah ruangan kecil dengan jendela terbuka langsung menarik perhatiannya. Terlebih para orang-orang berseragam putih yang berlalu-lalang. “Virgo!!” Seruan itu membuat perhatian Virgo teralihkan. Dia menoleh ke arah berlawanan dan melihat Mamanya berdiri dengan mata berkaca-kaca. “Virgo kenapa, Ma?” Mama Virgo mendekat lalu mengusap kening anaknya dengan sayang. Wanita paruh baya itu menggeleng pelan. “Nggak tahu pastinya. Tiba-tiba Mama dihubungin kalau kamu kecelakaan.” Mata Virgo berbelalak. Kecelakaan? Pantas saja sekarang tubuhnya terasa remuk. Dia menoleh ke kiri melihat tangannya yang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN