Seperti kesepakatan sebelumnya, Wiska sore ini datang ke rumah Virgo untuk latihan. Meski Wiska sering malas-malasan saat pelajaran, kali ini tidak lagi. Dia merasa inilah waktunya dia menunjukkan bakatnya, tampil di pensi sekolah untuk terakhir kalinya. “Lo udah hafal cord-nya?” tanya Wiska ke Virgo. Cowok berkaos putih itu mengangguk. Dia memangku gitar cokelat itu lalu mulai memetik senar gitar itu. “Mau dimodif nggak nih?” tanya Virgo ingin tahu. “Lo bisa?” “Nyoba dulu.” Wiska menggeleng pelan. Dia merasa waktunya kurang cukup jika harus memodif lagu itu. “Langsung aja deh ya.” Dua orang itu lalu mulai latihan. Suasana rumah Virgo yang tenang membuat dua orang itu bisa berkonsentrasi. Wiska yang sebelumnya tak begitu hafal jadi lebih hafal karena suasana yang begitu tenang. Drt

