57-Cedarwood

1273 Kata

Setiap akhir bulan, di keluarga Auryn selalu melakukan kegiatan makan malam bersama. Bukan makan malam di rumah, melainkan berwisata kuliner. Dean dan Audrey yang doyan makan, selalu ingin mengajak serta anak mereka. Yah, sebagai refreshing juga dan sebagai sarana pendekatan untuk dua anaknya yang semakin beranjak dewasa itu. “Kok tumben ya, Ma, bebeknya enak?” tanya Auryn sambil menyantap bebek peking di hadapannya. “Lo sih bawel. Selalu bilang baunya nggak enak, amis, apalah,” Andreas menjawab. “Emang iya kok. Sebelumnya makan daging bebek masih bau!” Auryn mengungkapkan apa yang pernah dialaminya. Dia lalu menatap sang Mama yang sedang meminum jus alpukat. “Kalau mau masak bebek harus lama. Biar teksturnya enak dan nggak bau,” jelas Audrey. “Mama bisa masak bebek?” tanya Andreas.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN