Cowok berkaos hitam dengan rambut tak teratur itu berdiri. Kedua tangannya bertolak pinggang melihat kresek putih bertuliskan HnM. Redo tahu apa isi kresek itu. Beberapa baju yang dia beli, lalu dia beri ke Auryn karena kepergok Yohan. Sebenarnya Redo sama sekali tak mempersoalkan baju itu. Tapi barusan, Auryn datang dan mengembalikan baju-baju itu. Entah apa maksud gadis itu, tapi yang jelas Redo beranggapan kalau Auryn telah menutup semua akses yang menghubungkan mereka. “Sial!” Redo melempar kresek berisi baju itu ke sembarang arah. Dia lalu menatap pantulan dirinya di kaca besar. Melihat wajahnya yang memerah karena amarah. Dia masih tak terima Auryn memutuskannya. Cowok itu lalu membuka almari berpintu kaca itu. Dia mengambil benda yang berada di tumpukan baju paling akhir. Redo m

