Di kantor Hadi terus menatap kursi Senja yang kini kosong, Senja tidak masuk kantor dan ia juga tak mendapatkan kabar dari Senja sejak pagi. “Ada apa dengan Senja? Kenapa dia tidak masuk kantor?” bisik Leo. “Gua juga nggak tahu,” jawab Hadi. “Lo telpon coba,” bisik Leo. Susan keluar dari ruangannya dan melihat seluruh karyawannya kini sedang bekerja. “Perhatian, semua pekerjaan Senja hari ini kalian berbagi tugas, karena Senja tidak bisa berkantor hari ini, anaknya sedang sakit,” kata Susan, membuat mata Hadi membulat. Ia tidak mendengar apa pun tentang Azel seharian ini, dan ia baru mendengarnya dari Susan. “Baik, Bu,” jawab semuanya secara bersamaan. Tanpa kata-kata Hadi berlari keluar dari ruangan para staf, membuat semuanya kebingungan. Susan terus berteriak agar Hadi kembali, n

