PS.28

1203 Kata

Sudah hampir gelap, Hadi sengaja menunggu Senja di lobby, karena siang tadi, Hadi mengatakan akan berkunjung ke rumah Senja, semoga saja niatnya berkunjung menengok Azel di terima kedua orang tua mantan istrinya itu, meski pasti akan berat dan sulit melihatnya kembali ke rumah itu. Aslan melihat Senja bergegas masuk ke lift, Aslan menyusul Senja dan mencegah pintu lift tertutup, membuat perempuan itu membulatkan matanya penuh karena terkejut. "Kamu mengejutkanku, Lan," kata Senja, memegang dadanya. "Maaf, aku melihatmu terburu-buru, jadi pengen tahu, kamu mau kemana? Aku boleh tahu, 'kan?" tanya Aslan. "Aku—“ "Ada apa, Senja? Apa kamu sekarang mau menutup diri dariku? Kurang apakah aku dimatamu?” tanya Aslan. "Aku akan pulang bersama Hadi, karena dia mau berkunjung menemui Azel, tapi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN