SP~70

1349 Kata

Sabar … Abi mencoba menuruti semua perkataan Aga. Ia harus bersabar menghadapi Fika dan tidak boleh mengeluh selama istrinya masih dalam keadaan hamil. Lagipula, bukankah semua ini keinginan Abi? Jadi, baiklah. Mari kita ikuti saja keinginan sang istri yang tengah hamil itu. “Jadi, ke mana lagi agenda kita besok?” Meskipun sehariain ini Fika masih bersikap tidak acuh, tetapi Abi mencoba untuk mengerti. Fika berjalan lesu menuju tempat tidur, lalu merebahkan diri dengan perlahan. Ia berbaring miring, lalu mengusap perutnya dengan sangat pelan. “Besok … aku di hotel aja kayaknya. Capek. Kaki sama badanku pegel-pegel.” “Kalau gitu mandi dulu.” Setelah menutup pintu kamar dan menguncinya, Abi segera menghampiri Fika dan duduk di samping sang istri. Di depan Bening dan Aga, Fika bisa terse

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN