Ailien pov
"Hai ailien kok lama datangnya"rajuk lardo sambil menyilangkan kedua tangannya di depan d**a.
Lardo? aderlardo cetta early dia adalah sahabat gue di AS (amerika serikat) dan dialah yang terus mendukung gue sampai menjadi sekarang ini,kami sudah 3 tahun lamanya bersahabat tapi 1 tahun akhir akhir ini sikapnya berubah dia lebih perhatian ke gue tapi ya sudahlah lebih baik nggak usah dipikirin dan dia juga orang indonesia loh sehingga membuat kami lebih mudah akrab.
"Iya deh gue minta maaf,emang ada apa lo tumbenan ngajak gue ketemuan,kangen ya"ucap gue sambil menyipitkan mata dan dapat gue lihat wajah gelagapan dia
"Eeh...yang kangen sama lo siapa orang kita bisa ketemu tiap hari"ucapnya sambil mengacak rambut gue "kekanakan."
"Ih stop lardo rambut gue jadi kusut nih emang loe mau bilang apa sama gue"ucap ku sambil memperbaiki letak rambut ku yang telah di acak acak oleh lardo tadi.
"Ehm....sebernarnya gue mau cerita tentang orang yang selalu hadir di mimpi gue dan paling gue cinta saat ini"ucapnya dengan muka serius dan sambil megang tangan gue "ehh tunggu kenapa lardo malah megang tangan gue apa maksudnya wah ini udah nggak beres nih"
"Oh ya emangnya siapa cerita dong ya ya ?"tanya gue antusias
"Ehm..itu orangnya ada disekitar kita dia bagaikan malaikat di hati gue yang selalu memberi gue senyuman terbaiknya yang selalu membuat hidup gue indah dan orangnya ada di hadapan gu-"
Drt....drt....drt....
"Assalamualaikum"
"......"
"Ada apa mom?"
"......."
"Apa?kenapa harus hari ini sih mom"
"........"
"Mom kan tau kalau AS ke indonesia itu jauh lagi pula ailien sedang sibuk"
"........"
"Iya!iya ailien langsung berangkat daah mom"
"Emang siapa ai mami lo?"tanya lardo
"yap mom nyuruh gue pulang ke indonesia sekarang juga "jawab gue dan dapat gue lihat dengan jelas tatapan kekecewaan dari lardo
"Emang buat apa"tanyanya lagi dan melepaskan genggaman tangan gue
"Mom nyuruh gue untuk menghadiri acara makan malam"jawab gue dan dijawab dengan anggukan oleh lardo
"Btw lo tadi ngomong apaan?"
"Enggak jadi,oh ya mr.michael bilangke gue kalau kita akan melakukan penelitian lagi dalam waktu 2 bulan,lo jangan lama lama di indonesia ya"jelas lardo yang hanya gue balas dengan anggukan.
"Lo tenang aja paling gue cuma seminggu,dah ya gue mau kebandara nih"ucapku sambil berdiri tetapi ditahan ileh lardo
"Gue antar"ucapnya
**********_____**********
"Jangan lupa makan vitamin ya,gue nggak mau lo sakit saat penelitian nanti"ucapnya sambil meluk gue erat
"Iya lardo gue bakal minum kok,tapi lo bisa nggak ngelepas gue malu dilihatin orang ini di bandara tau"ucapku sambil berusaha melepaskan pelukannya
"Iya maaf deh love"ucapnya
"Love nggak biasannya lardo nyebut gue love....ehm ya sudah lah"
"Iih apaan sih,dah ya pesawat gue udah mau berangkat nih"
"Iya gue akan merindukan lo ai,berjanjilah untuk kembali"ucap lardo sambil meluk gue lagi
"Iya gue pasti kembali byeee"ucapku lalu kucium kedua pipinya dan pergi sebelum dia bakal marah marah
"Lo akan jadi milikku ai,hanya milikku"batin lardo saat melihat punggung ailien yang menjauh.
************______*********
Setibanya gue dari AS gue langsung menuju ke rumah..perjalanan dari AS ke indonesia memang memakan waktu bejam jam dan itu mampu membuat pinggang gue encok banget
"Hai anak mom udah datang ya sini masuk"ucap mom menyuruh gue masuk.
"Mom aina mana ya kok tu anak nggak nongol?"
"Oh aina lagi keluar,kamu cepat mandi gih badan kamu udah bau banget"ucap mom yang hanya gue balas dengan kekehan dan langsung kabur
************______****
"Kaka cepat bangun ka,kakaaaa kok kaya kebo aja tidurnya kakaaa"ucap orang diluar sana yap siapa lagi kalu bukan adik gue tercinta aina cliantha nurfattah yang rewelnya nggak ada ampun.
"Iya bentar lagi"ucap gue yang baru terbangun dari tidur"Hoam....ini jam berapa ya" ucap gue lagi yang belum sepenuhnya sadar dari tidur, ya setelah gue mandi gue langsung merebahkan diri di kasur dan setelahnya tertidur.
"ehm baru jam 3 siang ya..makan malam kan lama lagi...kalu gitu lebih baik ke mall aja dulu"ide gue dan langsung bergegas ke kamar mandi
*******_____***********
"Iihhh banyak banget sih titipan aina kalau gini mah gue nggak mau nurutin apa kata dia"gerutu gue sambil menjijing barang belanjaan yang begitu banyak
Flasback
"Kaka! Kaka mau kemana?"ucap aina saat melihat gue yang udah rapi
"Kaka mau ke mall,kamu mau ikut?"
"Nggak ah tapi apa aina boleh nitip pesanan nggak ka"ucapnya sambil memohon
"Boleh asal jangan banyak banyak"
"Ye...kaka emang baik nggak banyak kok ka cuma dikit nih"ucapnya sambil memberikan sebuah kertas ke gue dan langsung gue ambil tanpa melihatnya dulu.
Flasback off
Braaakkkkkk
Barang belanjaan pun berjatuhan, sial gue nabrak orang pasti gara gara menghayal tadi nih
"Eh maaf ya gue nggak sengaja nabrak lo tadi"maaf gue sambil mengambil barang belanjaan yang jatuh tadi tanpa menatap siapa orang yang gue tabrak tadi
"Ailien"ucap pria itu
Deg tunggu ini adalah suara orang itu...ya gue pasti suara dia oh tuhan apa dia ada disini?ya sudah dari pada gue mati penasaran lebih baik gue liat aja dulu dan
"Elo"teriak gue
"Hai ai,bagaimana kabar lo lama ya nggak ketemu"ucap pria itu sambil tersenyum"oh tuhan senyumannya indah sekali,nggak gue nggak boleh luluh sama dia"
"Kenapa lo ada disini pergi dari hadapan gue sekarang juga!"ketus gue dan langsung pergi meninggalkannya
"Ai denger gue dulu gue mau minta maaf sama lo"ucap pria itu sambil menahan tangan gue
"Nggak ada yang perlu di maafin lagi,pria b******k kaya lo emang nggak pantas untuk dimaafin,tolong lepasin gue sekarang juga!"ucap gue tetapi sayang bukannya melepaskan tangan gue dia malah menarik gue ke arahnya dan jadilah badan gue menabrak tubuh tegapnya.
"Chel lepasin gue sekarang juga"berontak gue sambil melepaskan tangannya di pinggang gue tetapi bukannya melepaskan dia malah mempeerat pelukannya."lepasin gue,gue benci sma loe chel gue benci"
"Gue akan melepas lo asalkan loe mau dengar penjelasan gue"ucapnya dingin"ih dasar sifatnya nggak pernah berubah selalu dingin dan pemaksa"
"Ng.-ngak,Gak ada yang perlu dijelasin lagi,lepasin gue ini tempat umum chel hiks...hiks."ucap gue sambil menahan tangis gue
"Eh ko lo nangis maafin gue ya,tapi ailien sebegitu bencikah elo sama gue.gue tau ailien gue emang pria b******k tapi maafin gue please."ucap rachel sambil melepaskan pelukannya
"Nggak gue nggak mungkin maafin lo"ucap gue dan berlalu pergi,tapi lagi tangan gue ditahan oleh rachel lagi"lepasin gue chel sebelum gue hilang kesabaran sama lo"ucap gue dingin dan menghempaskan tangannya dengan kasar dan berlalu pergi.
"Sebegitu bencikah lo sma gue,maaf ailien gue nggak bermaksud nyakitin lo..andai waktu bisa diputar pasti gue bakal bahagia sama lo ai maaf"batin rachel.