Part 17

1190 Kata

--------****------- Aye aye ayah puyang Ayae aye ayae hihihi Ayaaa aji puyang Unda aya aji puyang Aya aji puyang Itulah celotehan yang sedari tadi keluar dari mulut mungil itu, ia berteriak berlari kecil kesana kemari menunjukkan dirinya tengah bahagia, senyum tak pernah lepas dari wajah imutnya setelah mengetahui sosok sang ayah, berbanding terbalik dengannya sang ibu hanya terdiam melihat tingkah anaknya tersebut. "Unda tanapa" tanyanya polos "Ngak papa nak" jawab Oliv pelan sembari mengelus pelan pipi gembul sang anak "Tok unda ndak peyuk aya cih" protesnya mengkerutkan keningnya "Kok peluk" guman Oliv pelan "Talo biaca opa puyang, oma ati peyuk opa" celotehnya menganggukkan kepala kecilnya "Tanapa unda ndak peyuk ayaa cih" sambungnya protesnya lucu, Oliv hanya melihat sekil

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN