Part 37

1808 Kata

-----****----- "Kenapa" pertanyaan itu membuat Javi yang saat ini duduk menerawang dibalkon kamarnya menoleh cepat, mendapati sang istri dengan gaun tidur cantik yang ia belikan beberapa waktu lalu, walau kehamilannya belum menunjukan perubahan yang begitu menonjol, namun sudah tampak sedikit perubahan dibagian wajah wanita cantiknya itu, pipinya tampak berisi membuat siapapun setuju jika wanitanya itu semakin menarik. "Kenapa apanya"Javi kembali bertanya membawa kepala sang istri kedalam dekapannya dan mendekapnya erat, setelahnya tampak ia mencium lama pucuk kepala wanitanya itu "Ayah ngelamun"guman Oliv lembut mendongkakkan wajahnya, sementara Javi hanya tersenyum lembut melihat wajah sang istri "Enggak kok" jawab Javi kembali menghadiahi kecupan pada wajah sang istri "Bunda boleh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN